LP Ma’arif NU Jateng Perkuat Sinergi Media, 1.500 Berita Terkliping dalam Dua Tahun
Semarang - Lembaga Pendidikan Ma’arif PWNU Jawa Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Media Ma’arif Kuat, Nusantara Hebat” di Kantor LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah, Semarang, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi publikasi bersama media massa guna mendukung pendidikan karakter berbasis digital di satuan pendidikan Ma’arif.
Ketua LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, menegaskan bahwa pelibatan media merupakan bagian penting dalam membangun citra positif lembaga sekaligus memperluas dampak program pendidikan.
Menurutnya, selama ini Ma’arif dikenal publik sebagai lembaga yang konsisten memajukan mutu pendidikan di Jawa Tengah melalui 10 program unggulan yang terukur dan berkelanjutan.
“Ma’arif bukan hanya bergerak di ruang kelas, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan karakter yang kuat. Media memiliki peran strategis untuk menyampaikan praktik baik tersebut kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, periode 2024–2025 merupakan fase transisi, perencanaan, dan pengembangan kepengurusan. Meski demikian, berbagai program tetap berjalan dan pada 2026 ini akan semakin diperluas serta diperkuat implementasinya di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Fakhruddin menambahkan, publikasi yang masif berdampak langsung terhadap penguatan branding Ma’arif. Para kepala madrasah, sekolah, dan guru di daerah turut mengikuti perkembangan program melalui pemberitaan yang terbit secara berkala.
“Ketika mereka sering mengakses berita Ma’arif, notifikasi yang muncul berulang akan semakin menguatkan branding Ma’arif NU Jateng,” katanya.
FGD tersebut dihadiri 19 media mitra dari berbagai platform online, elektronik, dan radio, di antaranya NU Online Jateng, Bestarinesia, Digtara, Distingsi, Edukasia, G-News, Harian NU, Harian Jateng, Harian Temanggung, Harian Semarang, Info Jateng, Jala Pantura, Kabar Temanggung, PCNU Pati, Soearamoeria.com, Suara Nahdliyin, Tabayuna, Temanggung News, serta PT Radio Rasika Dananda Utama (Rasika).
Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus, Hamidulloh Ibda, yang turut menjadi narasumber, menyampaikan bahwa sinergi dengan media merupakan kelanjutan kerja sama yang telah dirintis sejak 2025. Awalnya kemitraan melibatkan 14 media, kini berkembang menjadi 19 media partner.
Ia mengungkapkan, sejak kepengurusan 2024 hingga awal 2026, telah terkliping lebih dari 1.500 berita. Capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan bagian dari ikhtiar menyiarkan praktik baik Ma’arif dan NU Jateng kepada publik luas.
“Ini bukti bahwa kolaborasi kita bertumbuh. Sinergi media bukan sekadar publikasi seremonial, tetapi bagian dari gerakan literasi dan penguatan narasi pendidikan karakter Ma’arif di ruang publik,” tegasnya.
Selain publikasi, media mitra juga dilibatkan dalam berbagai program, seperti GLM Plus, Porsema, pendampingan Lembaga Pers Siswa (LPS), hingga peluang keterlibatan dalam pelatihan dan uji kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P2 Ma’arif Jawa Tengah.
FGD ini diharapkan melahirkan komitmen bersama antara lembaga pendidikan dan media massa untuk terus menghadirkan pemberitaan yang edukatif, inspiratif, dan mendorong penguatan karakter generasi muda di Jawa Tengah.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Sekretaris LP Ma’arif PWNU Jateng Ubbadul Adzkiya, serta Koordinator Bidang Media, Informasi, Publikasi, dan Kehumasan LP Ma’arif PWNU Jateng Nur Hasan.
Tak hanya diskusi, agenda ditutup dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB), dilanjutkan dengan diskusi ringan dan buka bersama.
Editor: Nazlal Firdaus Kurniawan
.
Editor: Nazlal Firdaus Kurniawan
.