Lesbumi PWNU Jateng Siap Kolaborasi dengan Kemenag RI, Perkuat Pelestarian Seni Budaya Islami
Semarang - Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PWNU Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) dalam pelestarian dan pengembangan seni budaya Islam. Hal ini mengemuka dalam kegiatan monitoring dan koordinasi yang digelar di Kantor PWNU Jawa Tengah lantai 2, Kamis (8/4/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat kolaborasi antara pemerintah dan organisasi keagamaan, khususnya dalam menjaga eksistensi seni budaya Islami di tengah tantangan globalisasi.
Ketua Lesbumi PWNU Jateng, Abdul Gani, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah agenda kebudayaan bernuansa Islami yang tidak hanya berorientasi pada pelestarian, tetapi juga pengembangan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Salah satu program unggulan yang tengah disiapkan adalah konsep Nusantara Islamic Spiritual Art and Culture. Program ini dirancang sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan MTQ Nasional ke-31 yang akan digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah. Konsep tersebut diharapkan menjadi ruang ekspresi seni spiritual Islam berbasis kearifan lokal yang mampu menarik partisipasi masyarakat luas.
“Lesbumi berupaya menghadirkan wajah seni budaya Islam yang tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga mampu berdialog dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Selain itu, Lesbumi Jateng juga tengah mengintensifkan upaya revitalisasi kesenian tradisional yang mulai tergerus, seperti Terbang Jawa. Tidak hanya itu, pendidikan aksara dan budaya Jawa juga menjadi perhatian serius sebagai bagian dari penguatan identitas kultural masyarakat.
Dalam konteks pengembangan generasi muda, Lesbumi turut merancang berbagai program kreatif yang relevan dengan minat generasi milenial dan Gen Z. Program tersebut meliputi pelatihan sinematografi, penguatan kapasitas konten kreator, pengembangan animasi, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI), hingga penyelenggaraan festival band Islami.
“Pendekatan ini penting agar seni budaya Islami tetap hidup dan diminati generasi muda,” tambahnya.
Dari pihak Kemenag RI, monitoring dilakukan oleh jajaran Direktorat Bimbingan Masyarakat Islam yang dipimpin oleh Dewi Tri Wulandari. Ia hadir bersama tim dari Kanwil Kemenag Jawa Tengah untuk memastikan program pembinaan seni budaya dan syiar Islam berjalan optimal.
Dalam sambutannya, Dewi menyampaikan bahwa Kemenag RI secara rutin melakukan monitoring di bidang seni budaya dan siaran keagamaan Islam sebagai bagian dari upaya pembinaan sekaligus penguatan para pelaku seni budaya Islami di berbagai daerah.
Ia juga mengapresiasi peran aktif Nahdlatul Ulama, khususnya Lesbumi, dalam menjaga keberlangsungan seni budaya Islami di Jawa Tengah.
“Kami melihat di Jawa Tengah ini seni budaya Islami masih terjaga dengan baik karena banyaknya pegiat yang istiqamah. Di antaranya NU yang memiliki Lesbumi sebagai lembaga khusus. Alhamdulillah, matur nuwun,” ungkapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Paula Revi Istikasari serta jajaran Kanwil Kemenag Jateng seperti Nining Indrawati, Yusuf, dan Mansur.
Sementara itu, Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Kholison Syafi'i, menyampaikan apresiasi atas perhatian Kemenag RI terhadap pengembangan seni budaya Islami. Menurutnya, kehadiran pemerintah dalam memberikan dukungan menjadi sangat penting untuk menjaga jati diri bangsa.
Ia menyoroti derasnya arus globalisasi yang membawa pengaruh budaya luar yang tidak selalu sejalan dengan nilai-nilai luhur bangsa. Oleh karena itu, seni budaya Islami dinilai sebagai benteng moral yang harus diperkuat melalui kebijakan yang berpihak.
“Kami berharap Kemenag RI dapat meningkatkan perhatian, termasuk dalam hal penganggaran yang memadai untuk mendukung keberlangsungan seni budaya Islami,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar pemerintah daerah memiliki komitmen yang sama dalam memperhatikan dan mengembangkan seni budaya lokal berbasis nilai-nilai keislaman.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam membangun kolaborasi berkelanjutan antara Lesbumi PWNU Jawa Tengah dan Kemenag RI, guna memastikan seni budaya Islami tetap lestari, berkembang, dan mampu menjadi penopang karakter bangsa di era modern.
Editor: Nazlal Firdaus Kurniawan
.
Editor: Nazlal Firdaus Kurniawan
.