NU Peduli Kemanusiaan PWNU Jateng Menyalurkan Bantuan untuk 393 KK di Peunaron Baru
Aceh Timur - Di tengah upaya warga bangkit dari dampak banjir, kehadiran relawan NU Peduli Kemanusiaan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah di Desa Peunaron Baru, Kabupaten Aceh Timur, menjadi secercah harapan bagi para penyintas.
Dibantu para Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Aceh Timur, relawan menyalurkan bantuan kemanusiaan sekaligus mendampingi pemulihan mental warga, khususnya anak-anak, Rabu (21/1/2026).
Katib Syuriyah PCNU Aceh Timur, Kiai Maftuhin, mengatakan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian Nahdlatul Ulama terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Relawan NU Peduli Kemanusiaan dari PWNU Jawa Tengah bersama PCNU Aceh Timur hari ini menyalurkan bantuan untuk 393 kepala keluarga di Desa Peunaron Baru,” ujar Kiai Maftuhin.
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan meliputi sembako, alas tidur berupa kasur dan selimut, perangkat alat sekolah untuk anak-anak, serta kompor lengkap dengan regulatornya. Seluruh bantuan tersebut dari warga Nahdliyyin Jawa Tengah ditujukan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan dasar pascabencana.
“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir, agar tidak kesulitan lagi dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Menurutnya, aksi kemanusiaan NU Peduli tidak berhenti di Peunaron Baru. Dalam beberapa hari ke depan, relawan juga akan melanjutkan penyaluran bantuan ke desa lain yang terdampak.
“Insyaallah beberapa hari ke depan kami juga akan menyalurkan bantuan ke Desa Bukit Tiga dengan paket yang sama untuk 66 kepala keluarga,” ungkapnya.
Kiai Maftuhin menambahkan, bantuan yang datang dari warga Nahdliyyin Jawa Tengah bukan sekadar bantuan logistik, melainkan juga membawa pesan solidaritas dan kebersamaan lintas daerah.
“Ini bukan hanya soal sembako atau peralatan, tetapi tentang kepedulian, tentang rasa persaudaraan. NU hadir untuk memastikan masyarakat tidak merasa sendirian menghadapi musibah,” tuturnya.
Selain bantuan fisik, relawan NU Peduli Kemanusiaan juga melakukan pendampingan psikososial melalui kegiatan trauma healing bagi anak-anak. Ketua PAC Fatayat NU Peunaron Baru, Anifurotin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan di beberapa titik.
“Hari ini kita lakukan trauma healing di PAUD Kemuning Dataran Indah. Kemarin kita lakukan di Balai Pengajian Miftahul Ulum,” kata Anifurotin.
Ia menjelaskan, trauma healing dilakukan agar anak-anak bisa kembali ceria setelah mengalami peristiwa banjir yang cukup mengganggu secara psikologis.
“Kita berikan trauma healing ini agar apa yang mereka rasakan saat banjir kemarin bisa hilang. Kita bergembira bersama, selain menggambar, kita juga bernyanyi,” tandasnya.
Sementara itu, relawan NU Peduli lainnya masih terus melanjutkan sejumlah pekerjaan pemulihan di lokasi terdampak, seperti pembangunan balai pengajian, pembuatan MCK, renovasi mushala, pembersihan lumpur, pembenahan instalasi listrik, serta berbagai kebutuhan darurat lainnya.
Pewarta: Nazlal Firdaus Kurniawan
Editor: Lukman Hakim
Foto: Saiful Amar
.
Pewarta: Nazlal Firdaus Kurniawan
Editor: Lukman Hakim
Foto: Saiful Amar
.